| Gerakan Ibu-ibu Pandai Matematika |
|
|
Pendahuluan
Prof.
Yohanes Surya telah menemukan suatu cara pembelajaran matematika yang
gampang, asyik dan menyenangkan. Metode ini telah dan sedang diterapkan
untuk anak-anak Papua. Hasilnya sangat baik.
Pada
batch pertama dari 6 anak kelas 6 SD yang dilatih, 1 anak mendapat
nilai matematika 100 dalam ujian nasional 2010, 4 anak mendapat nilai 95
dan 1 anak mendapat nilai 92. Padahal waktu datang mereka sama sekali
tidak dapat menghitung.
Pada
batch kedua ada lebih dari 90 siswa, mereka adalah siswa yang dianggap
terbodoh di kabupaten-kabupaten di Papua. Setelah 4-6 bulan, mereka
dilatih,kemajuannya sangat luar biasa. Mereka mampu menguasai matematika
kelas 1-6, bahkan mereka yang sudah 9 bulan ditraining mampu
mengerjakan soal-soal matematika tingkat SMA.
Metode
ini sangat mudah dipelajari, karena itu kami berpikir alangkah baiknya
kalau metode ini dapat dimanfaatkan oleh ibu-ibu untuk mengajari
putra-putrinya. Ibu akan dekat dengan anak dan ibu-ibu bisa ikut
mencerdaskan kehidupan bangsa.
Untuk
itulah Surya Institute dan STKIP (Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu
Pendidikan) Surya atau Surya Institute School of Education
menyelenggarakan gerakan Ibu-ibu Pandai Matematika)
Peserta bisa berasal dari: PKK, Arisan ibu-ibu, kelompok kegiatan keagamaan ibu-ibu, lembaga-lembaga sosial dsb.
Matematika GASING (Gampang Asyik dan Menyenangkan).
Matematika GASING adalah metode belajar matematika yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya.
Lewat metode ini siapapun juga dapat belajar dan mengerti matematika.
Dalam metode ini para peserta diminta untuk memahami konsep matematika sebelum mengerjakan soal latihan yang cukup banyak.
Topik yang dipelajari untuk menguasai pelajaran SD (kelas 1-6) adalah:
- Penjumlahan
- Perkalian
- Pengurangan
- Pembagian
- Bilangan negatif
- Aplikasi 1
- Pecahan
- Desimal
- Aplikasi 2
- Geometri (termasuk keliling, luas, skala dan sistem koordinat)
Tiap
hari siswa belajar 4 jam (lewat program ekstra kurikuler ataupun lewat
program khusus). Dalam waktu 4-6 bulan siswa akan mampu menguasai bahan
kelas 1 sampai kelas 6.
Yang membedakan pembelajaran ini dengan pembelajaran matematika yang lain adalah:
- Cara siswa belajar penjumlahan yang hasilnya dibawah 20. Banyak siswa kesulitan menjumlahkan 8 + 9 = , 6 + 7 =, dsb
- Penjumlahan dengan cara mencongak, baik penjumlahan 2 digit, 3 digit ataupun berapa digit pun
- Cara menghafal perkalian 1 sampai 10
- Perkalian dengan cara mencongak untuk 2 digit x 1 digit, 2 digit x 2 digit
- Pembagian dan pengurangan dengan cara mencongak
- Pemanfaatan bilangan dengan negatif dalam berbagai aplikasi penjumlahan, perkalian, pembagian dan pengurangan.
- Pecahan dan desimal dengan cara mencongak.
Pelaksanaan Program(update)
Untuk mencapai target sebanyak mungkin ibu di kotamadya/Kabupaten Program akan dibagi dalam beberapa tahap:
Tahap 1:
- Program pelatihan 50-200 ibu-ibu yang mempunyai keinginan untuk menjadi tutor 10 x 2 jam. Setiap kali selesai pelatihan, ibu-ibu ini praktek pada anaknya atau anak kecil usia 7-12 tahun yang tinggal disekitarnya.
- Seleksi 25 % ibu-ibu terbaik untuk menjadi tutor A
Tahap 2
- Tiap tutor A melatih 20-50 ibu lainnya. Lama pelatihan 10 x 2 jam. Pelatihan akan menggunakan video cara mengajar matematika.
- Seleksi 25% ibu terbaik untuk menjadi tutor B.
Tahap 3:
- Tutor B melatih masing-masing 20-50 ibu. Lama pelatihan 10 x 2 jam Pelatihan akan menggunakan video cara mengajar matematika.
- Seleksi 25% ibu terbaik untuk menjadi tutor C.
Tiap ibu atau tutor diharapkan melatih anak-anak juga bukan hanya ibu-ibu saja.
Daerah atau organisasi yang tertarik untuk membuat gerakan ibu-ibu pandai matematika silakan kontak metodegasing@gmail.comatau srisetio@suryainstitute.org
Sponsor yang ingin ikut partisipasi dalam gerakan ini dapat menghubungisrisetio@suryainstitute.org.
Com |
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar